Pages

Kamis, 27 Januari 2011

Menanti Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai

Berdasarkan putusan MK No.166/PHPU.D-VIII/2010 tanggal 17 Agustus 2010, pasangan calon nomor urut 1 Drs H Thamrin Munthe M Hum dan Rolel Harahap, ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Kota tanjungbalai karena sudah meraih suara tertinggi yakni 23.736 suara atau 35 % mengalahkan delapan pasangan lainnya.
Hingga kini, Pelantikan walikota dan wakil walikota Tanjungbalai terpilih belum dapat dipastikan. Sekretaris Dewan Abdi Nusa menyebutkan, sampai hari ini, permohonan pengesahan pengangkatan walikota dan wakil walikota terpilih, Thamrin dan Rolel, sebagai kepala daerah Kota Tanjungbalai periode 2010-2015 masih berada di mendagri. “Agenda pelantikan tergantung pada SK, jika sudah turun barulah kita segera agendakan,”ujar Abdi menuturkan kepada jurnalis Harian Waspada (Senin,24/1). Dijelaskan Abdi, jika SK turun, maka pihaknya akan koordinasi dengan ketua DPRD dan selanjutnya ke Gubernur Sumut untuk menjadwalkan pelantikan.
Ditempat terpisah seperti yang dihimpun oleh Harian Waspada, Divisi Humas KPU Kota Tanjungbalai Amrizal mengakui pihaknya belum menerima pemberitahuan pelantikan Walikota dan wakiln terpilih. “sampai hari ini KPU memang belum menerima pemberitahuan yang sifatnya undangan,” kata Amrizal. Dia menjelaskan, untuk prosesi pelantikan selaku pihak terkait, KPU hanya terlibat sebagai kepanitiaan. Sementara untuk urusan permohonan pelantikan, itu adalah wewenang DPRD. “Secara teknis, tugas kita hanya sampai pada merekomendasikan usulan pengesahan pengangkatan walikota dan wakil walikota terpilih ke DPRD Kodya Tanjungbalai,”jelas Amrizal.
 
Warga desak pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai
Tokoh masyarakat Tanjungbalai, Drs H Arifin yang juga mantan wakil ketua DPRD Kota Tanjungbalai menyebutkan, kendati roda pemerintahan dijalankan penjabat Walikota, namun dianggap belum mampu bertindak cepat dan tepat demi memajukan Kota Tanjungbalai,”Setiap langkah dan kebijakan penjabat kan harus di konsultasikan dengan walikota terpilih sehingga prosesnya lambat”. Jadi Arifin menambahkan, tidak ada alasan bagi Mendagri untuk memperlambat pengeluaran SK Pengesahan dan Pengangkatan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai terpilih.”lebih cepat lebih baik, sebab masyarakat sudah ternanti-nanti realisasi visi dan misi mereka dalam membangun Kota Tanjungbalai lima tahun ke depan”, ujar Arifin seperti yang dirilis Waspada(26/01).


Salah seorang tokoh pemuda, Adjuhri juga menyebutkan,“Sebaiknya pelantikan itu harus dilaksanakan sesegera mungkin karena Walikota dan Wakil Walikota terpilih juga telah mempunyai rencana kerja seperti yang mereka sebut dan janjikan kepada warga Tanjungbalai pada saat kampanyenya, jadi bila pelantikan tersendat maka perencanaan mereka juga bakal terganggu dan akan mendapat penilaian yang negatip oleh warga Tanjungbalai” Adjuhri juga menambahkan,”kalau mereka sudah dilantik berarti kejelasan akan muncul baik dari Walikota terpilih juga kejelasan warga Tanjungbalai dengan penilaiannya terhadap pemimpin yang dipilihnya”.
Dibeberapa kedai kopi di Kota Tanjungbalai, sering terdengar pembahasan mengenai hal pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai. Seperti di "Kode Pa’ Sangkot”, seorang pengunjung pada Rabu (26/01) menyebutkan,” Ntah apo lagi tak dilantik, padahal sudah diputuskan MK nyo, inila, itula, waktu bejalan torus”, sambil menghirup kopi panas pa’angkot.

Saat ini Penjabat(Pj) Walikota Tanjungbalai adalah Ir Syafaruddin Nasution MM, yang dilantik Wakil Gubernur Sumtera Utara (Wagubsu) Gatot Pudjo Nugroho atas nama Presiden Republik Indonesia pada Kamis (25/11) berdasarkan Surat Keputasan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.12-954 Tahun 2010 tertanggal 24 November 2010. Dalam SK tersebut Syafaruddin dilantik menggantikan Walikota Tanjungbalai sebelumnya Sutrisno Hadi yang sudah berakhir periodenya.

Sumber : Waspada, MedanBisnis dan berbagai sumber.


0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan anda memberikan komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Followers

Counter