Rani-Juliani.blogspot.com Banjir Pengunjung
Ulasan dari bagian postingan pada blog Rani dan telah mendapat 133 komentar (3/5/09)
Alasan Saya memilih Perguruan Tinggi Raharja karena : STMIK Raharja adalah Perguruan Tinggi yang berkualitas di Tangerang dan sudah terakreditasi sehingga wajar saya memilihnya. Raharja mempunyai fasilitas yang memadai dan kecanggihan teknologi terkini sehingga dapat mendukung saya dalam memperoleh ilmu pengetahuan. Karena Raharja berfokus kepada bidang yang saya minati yaitu bidang komputer sehingga dalam mengembangkan minat saya menjadi mudah. Karena dekat dengan rumah saya, hanya 10 menit menggunakan motor.Itulah beberapa alasan kenapa Saya memilih Perguruan Tinggi Raharja.saya sangat senang menjadi pribadi raharja,selain itu raharja adalah Kampus Unggulan di Tangerang.karena kampus saya adalah Green Campus.
Profil lengkapku (Rani juliani)
- Age: 22
- Gender: Female
- Astrological Sign: Cancer
- Zodiac Year: Tiger
- Industry: Student
- Occupation: mahasiswa
- Location: Tangerang : Banten : Indonesia
About Me
Saya seorang gadis yang manies menurut pengamatan orang2 di sekeliling aq. Diriku lahir pada tanggal 01 juli 1986. jangan lupa ngado yah... Anak ke 3 dari 4 sodara, tadinya mau bungsu, tapi bonyok gw doyan. he he
Interests
Favorite Movies
Favorite Music
Kemunculan Rani Juliani kini ditunggu-tunggu. Keberadaan perempuan yang diduga terlibat cinta segitiga dengan Nasrudin Zulkarnaen dan Antasari Azhar itu misterius. Tak aneh jika blog Rani yang beralamat di Rani-Juliani.blogspot.com pun kebanjiran pengunjung. Puluhan ribu orang telah masuk ke blog Rani.
Dalam profil views-nya hingga pukul 17.25 WIB, Minggu (3/5/2009), tercatat blog yang aktif sejak 28 November 2008 ini, dikunjungi 66 ribu orang. Blog yang bertitel Rani Juliani Raharja itu menampilkan kupu-kupu besar warna biru sebagai ilustrasi blognya. Di atas gambar kupu-kupu, si empunya blog menulis, "Bagi Anda - anda yang sudah masuk dan membaca website saya tolong beri komentar yah...".
Terungkapnya kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) seperti menjawab permintaan caddy girl Lapangan Golf Modern Land, Tangerang, Banten tersebut. Jumat (1/5/2009) lalu, saat nama Antasari Azhar disebut tersangka oleh Kejagung, komentar mulai berdatangan ke blog Rani. Hari berikutnya komentar yang masuk terus membanjir hingga mencapai 100 lebih.
Rani sejatinya hanya memposting 2 tulisan tentang kampusnya. Postingan pertama perempuan yang disebut sebagai istri ketiga Nasrudin, hingga pukul 17.45 WIB mendapat 73 komentar. Postingan kedua yang merupakan lanjutan postingan pertama mendapat 59 komentar. Kemungkinan besar tamu dan komentar di blog mahasiswi STIMIK Raharja ini akan terus melonjak.
Dalam komentarnya, para pengunjung blog Rani terbelah. Ada yang memaki-maki cewek manis ini. Ada pula yang menunjukkan empati dengan memintanya bersabar. Namun komentar terakhir umumnya meminta Rani mau mengungkap kebenaran dalam kasus Nasrudin-Antasari.
"kpd RANI...Ran klo lo ga salah ceritakan semuanya ke publik...apakah AA terlibat dalam kasus pembunuhan NSRDN...Soalnya opini saya kasus ini bukan hanya kasus pembunuhan biasa, pasti da unsur politik didalam nya...menuru gw kLo lo "ga bisa jadi orang pandai jadilah orang yang baik....mohon dipikirkan," tulis Andreasenna dalam komentarnya.
Ada pula yang mewanti-wanti Rani agar berhati-hati dan mencari perlindungan. "Hati-hati Rani Soalnya Kamu Saksi Kunci, Minta Perlindungan Ke Pihak Berwenang, Jangan mau di iming2i sama materi. Ikuti hati Nurani Mu ungkapkan apa yang sebenarnya terjadi.." pesan Dedy Eko Prasetyadi.
"Mbak, jgn pernah takut bicara kenyataan walopun itu salah menurut orang laen. Satu hal, jujur lbh bmartabat drpd fitnah. Ak yakin mbak ga salah, so jgn takut. Ok," imbau Dr Agung Wibisono. (detiknews.com)
Berita terakhir tentang Rani :
Istri Ketiga Nasarudin Menghilang
Istri ketiga Dirut PT Putra Rajawali Banjaran Nasarudin Zulkarnain, Rani Julianti menghilang dan tak berada di rumahnya atau kampus di STIMIK Raharja, Tangerang, Banten. "Setelah peristiwa penembakan Nasarudin, Rani dan keluarganya sudah tidak terlihat lagi di rumahnya," kata M Sidik, ketua RT 01/04 Kelurahan Panunggangan, Pinang, Tangerang.
Sidik mengatakan kemungkinan Rani dan keluarganya mengungsi ke rumah keluarganya yang ada di Kabupaten Serang dan ke Jakarta Selatan. Menurut dia, terakhir bertemu Rani sepekan sebelum peristiwa penembakan terhadap Nasarudin karena dia pulang kuliah di kampusnya yang terletak di jalan Jendral Sudirman, Kota Tangerang itu.
Rumah Rani di Jalan Kiyai Maja, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang bercat putih dan pagar warga biru itu tampak kosong, para tetangga tidak mengetahui keberadaan Rani dan keluarganya.
Sementara itu, Direktur Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen, Informatika dan Komputer Raharja, Abas Sunarya mengatakan Rani sekitar dua bulan tidak masuk kuliah. Sunarya menambahkan, para dosen sudah melakukan musyawarah bahwa masalah Rani akan dikeluarkan karena tidak mengikuti perkuliahan dalam waktu yang lama dan tidak pernah melaporkan tentang keberadaannya. Selain itu, Rani juga dianggap telah mencemarkan nama baik almamater.(Antara/Liputan6/Yahoonews; Mei 3)
Rani Juliani Minta Tidak Dipojokkan
Pada blog tersebut, ada yang 'mengklaim' sebagai Rani dan keluarga meminta agar dirinya tidak dipojokkan dalam kasus yang kini jadi perbincangan hangat masyarakat ini.
"Assalamualaikum Wr Wb. Sahabat sekalian, mohon jangan pojokkan saya dalam urusan yang terjadi di luar kuasa dan kehendak saya. Biarkan saya dan keluarga saya tenang...saya yakin segalanya akan terbuka dengan sendirinya nanti. Tapi pls untuk saat ini biarkan saya dan keluarga saya tenang....pls mohon pengertian dan emphatinya. Assalamu'alaikum, Rani dan keluarga" tulis si pemosting dalam blog Rani. (Detik.com ; Mei 3)
Saksi Kunci Rani Diamankan Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya kembali akan memeriksa saksi kunci kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen, Rani Juliani. Caddy Modernland Golf tersebut kini sudah diamankan oleh penyidik Polda.
"Dia diamankan di sebuah apartemen, dia akan diperiksa," kata seorang sumber detikcom di kepolisian, Minggu (3/5/2009). (detikcom ; Mei 4)
Presiden Minta Perkara Antasari Jangan Dibelokkan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta perkara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar diproses sesuai dengan hukum seadil-adilnya dan transparan. "Harapan saya, penegak hukum menegakkan hukum seadil-adilnya dan transparan, sehingga masyarakat tahu yang sesungguhnya dan jangan ada pembelokan, sehingga gagal menegakkan keadilan," kata Presiden di Jimbaran, Bali, Ahad (3/5)
"Negara kita negara hukum. Siapa pun tidak kebal hukum," katanya. "Ini tidak ada kaitannya dengan fungsi dan wewenang KPK. Kasusnya berbeda, tidak ada satu pun yang berharap jajaran KPK melakukan kejahatan, apalagi menyangkut korupsi dan masalah uang. Mari kita jaga agar semua lembaga menjalankan tugas dengan benar," katanya.(Antara/Liputan6/Yahoonews)







0 komentar:
Poskan Komentar
Silakan anda memberikan komentar